Perihal Aku

 wanita berpipi seperti ikan baung katamu ini, memang masih tertutup matanya melihat dunia itu lebar kata orang. sebab yang kutau dia "pernah baik " pada masanya . mungkin perihal kata seru itu hampir setiap hari menyelimuti hari - hari bersama yang kita jalani , sampai akhirnya kita menjalani semuanya dan mencapai tujuan kita masing - masing . namun ternyata kembali kurasakan sendiri tanpa adanya kamu dalam perjalanan semester akhirku. kutenangkan hatiku untuk berkata tidak apa - apa semua demi kebaikan yang baik yang sedang menanti kita , namun ternyata tidak dengan masa depan kita bersama . dari sini sudah mulai kurasakan lelah berjuang sendiri, kembali kuteguhkan diri bahwa perjuangan kamu lebih berat disana hanya untuk menenangkan pikiranku saja kala itu. berulang kali aku tak mengikuti kata hati dalam diri, slalu percaya takdir namun tidak pada keadaan yang ada. entah tegar, terseok, atau tertatih yang jelas kembali aku tak peduli hal itu. perihal cinta memang sungguh membuat orang buta ternyata ya. hampir tak percaya namun ini nyata adanya , huh memang dasar aku. tapi tak apa lah kuharap semuanya akan akan baik baik saja, kalau semesta kembali mendukung dan merestui untuk berpihak padaku walaupun aku belum begitu tau entah apa yang akan terjadi kedepan yakini dan berprasangka baik mungkin dulu ada padaku

Komentar